Minggu, 03 Mei 2015

Cloud Computing



Cloud Computing? pasti banyak dari para pembaca yang sudah sering dengar kata tersebut, atau jika belum pernah dengar, mungkin pernah dengar istilah dalam bahasa Indonesia-nya, yaitu “Komputasi Awan”. Ada banyak sudut pandang untuk menjelaskan apa itu Cloud Computing, Wikipedia sendiri menjelaskan Cloud Computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service),sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan")  tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."
Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server. Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud . Mungkin bagi orang awam, ketika baca penjelasan tersebut masih belum jelas. Untuk itu, saya akan coba menjelaskan-nya dengan bahasa yang lebih mudah dengan analogi dibawah ini.
Tentu kita semua adalah para pemakai listrik dalam kehidupan sehari-hari. Untuk bisa menikmati listrik, kita tidak perlu mendirikan infrastruktur pembangkit listrik sendiri kan? yang perlu kita lakukan adalah mendaftar ke PLN, dan kita tinggal bayar biaya listrik berdasarkan jumlah penggunaan kita tiap bulan. Saat kita butuh daya tambahan karena suatu tujuan khusus (misal-nya kita ada acara nikahan), kita tinggal bilang ke PLN untuk tambah daya, dan suatu saat nanti ketika ingin turun daya lagi, kita tinggal bilang juga ke PLN. Bisa dikatakan penambahan daya listrik ini sifat-nya ELASTIS dan (harus-nya) bisa dilakukan segera.
Ketika memakai layanan listrik dari PLN, kita tidak perlu pusing untuk memikirkan bagaimana PLN memenuhi kebutuhan listrik kita, bagaimana ketika mereka ada kerusakan alat, bagaimana proses perawatan alat-alat tersebut, dsb. Inti-nya kita cukup tahu bahwa kita bisa menikmati listrik dan berkewajiban membayar biaya tersebut tiap bulan, sedangkan PLN sendiri berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan kita berdasarkan level layanan mereka.
Nah, analogi PLN diatas, adalah sedikit gambaran Cloud Computing, dimana Cloud Computing ini bertugas untuk memberikan layanan dan kita adalah user/pemakai dari layanan tersebut. Kita tidak perlu pusing memikirkan bagaimana mereka (penyedia layananan Cloud Computing) menyedikan layanan tersebut, yang penting mereka bisa memberikan standar layanan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Untuk biaya layanan kita tinggal bayar berdasarkan pemakaian. Saat kita butuh tambahan layanan, kita bisa meminta segera penambahan layanan tersebut, dan juga sebalik-nya (ELASTIS).
Berdasarkan jenis layanan-nya, Cloud Computing dibagi menjadi berikut ini:
Software as a Service (SaaS)
Platform as a Service (PaaS)
Infrastructure as a Service (IaaS)
Dibawah ini kita bahas, masing-masing jenis layanan diatas:
Software as a Service (SaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita tinggal memakai software (perangkat lunak) yang telah disediakan. Kita cukup tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik. Contoh: layanan email publik (Gmail, YahooMail, Hotmail, dsb), social network (Facebook, Twitter, dsb) instant messaging (YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb) dan masih banyak lagi yang lain.  Dalam perkembangan-nya, banyak perangkat lunak yang dulu hanya kita bisa nikmati dengan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita (on-premise) mulai bisa kita nikmati lewat Cloud Computing. Keuntungan-nya, kita tidak perlu membeli lisensi dan tinggal terkoneksi ke internet untuk memakai-nya. Contoh: Microsoft Office yang sekarang kita bisa nikmati lewat Office 365, Adobe Suite yang bisa kita nikmati lewat Adobe Creative Cloud, dsb.
Platform as a Service (PaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita menyewa “rumah” berikut lingkungan-nya (sistem operasi, network, databbase engine, framework aplikasi, dll), untuk menjalankan aplikasi yang kita buat. Kita tidak perlu pusing untuk menyiapkan “rumah” dan memelihara “rumah” tersebut. Yang penting aplikasi yang kita buat bisa berjalan dengan baik di “rumah” tersebut. Untuk pemeliharaan “rumah” ini menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan. Sebagai analogi, misal-nya kita sewa kamar hotel, kita tinggal tidur di kamar yang sudah kita sewa, tanpa peduli bagaimana “perawatan” dari kamar dan lingkungan-nya. Yang penting, kita bisa nyaman tinggal di kamar itu, jika suatu saat kita dibuat tidak nyaman, tinggal cabut dan pindah ke hotel lain yang lebih bagus layanan-nya. Contoh penyedia layanan PaaS ini adalah: Amazon Web Service, Windows Azure,  bahkan tradisional hosting-pun merupakan contoh dari PaaS. Keuntungan dari PaaS adalah kita sebagai pengembang bisa fokus pada aplikasi yang kita buat, tidak perlu memikirkan operasional dari “rumah” untuk aplikasi yang kita buat.
Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb). Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage) , memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa. Mudah-nya, IaaS ini adalah menyewa komputer virtual yang masih kosong, dimana setelah komputer ini disewa kita bisa menggunakan-nya terserah dari kebutuhan kita. Kita bisa install sistem operasi dan aplikasi apapun diatas-nya. Contoh penyedia layanan IaaS ini adalah: Amazon EC2, Windows Azure (soon), TelkomCloud, BizNetCloud, dsb. Keuntungan dari IaaS ini adalah kita tidak perlu membeli komputer fisik, dan konfigurasi komputer virtual tersebut bisa kita rubah (scale up/scale down) dengan mudah. Sebagai contoh, saat komputer virtual tersebut sudah kelebihan beban, kita bisa tambahkan CPU, RAM, Storage dsb dengan segera.
Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing:

Kelebihan Cloud Computing:
1. Menghemat biaya dan ruang infratructure pembelian sumber daya komputer
2. Bisa mengakses file dimana saja dan kapan saja
3. Bisa menghemat waktu pada perusahaan sehingga bisa langsung fokus pada perkembangan infrastructure
4. Dapat dengan mudah di monitoring dari satu server
5. Operasional dan manajemen lebih mudah dan sederhana
6. Menghemat biaya operasional pada sistem informasi yang dibangun
7. Kolaborasi yang terpercaya

Kekurangan Cloud Computing:
1. Komputer akan menjadi lemot  atau lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali bila internet putus
2. Komputer akan menjadi lambat kinerjanya jika koneksi internet kita juga lambat
3. Komputer akan menjadi sangat lambat karena diakses oleh banyak pengguna sehingga server akan menerima banyak sekali permintaan
4. Jika tidak mempunyai backup yang handal maka hal terburuk ini akan timbul karena semua data berada di satu server pada cloud computing

Karakteristik Cloud Computing:

1. On-Demand Self-Services
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat dimanfaatkan oleh para pengguna melalui beberapa mekanisme swalayan dan dapat langsung tersedia pada saat dibutuhkan oleh para pengguna.

2. Broad Network Access
Merupakan sebuah layanan cloud computing harus bisa diakses dari kapan saja, dimana saja, dengan software apa pun, yang terpenting kita terhubung ke jaringan internet. misal : Handphone, tablet.

3. Resource Pooling
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus tersedia secara terpusat dan bisa membagi sumber daya secara cepat dan efisien.

4. Rapid Elasticity
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat menaikan dan menurunkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan server dan pengguna.

5. Measured Service

Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus disediakan secara terukur dan teratur, karena ini akan dilakukan dalam proses pembayaran.

Implementasi Cloud Computing
 Bidang Pemerintahan
Cloud Computing dalam pemerintahan (E-Goverment) dapat mendongkrak kinerja khususnya dalam bidang pemerintahan. E-Goverment dapat membantu para staff di bidang pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat. Pemerintah dalam negara Indonesia telah menggunakan cloud computing.
Contoh pertama yaitu sebagai penyediaan sumber informasi. Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menyediakan layanan Cloud Computing sebagai layanan jasa alih daya pengelolaan TIK untuk instansi pemerintah. Layanan ini bertujuan untuk dapat mewujudkan percepatan e-government, karena memungkinkan pengguna pemerintah berkonsentrasi dalam memberikan layanan dan tidak dipusingkan dengan konfigurasi maupun pemeliharan perangkat teknologi informasi.
Pada Bidang Kedokteran
Terdapat banyak sekali manfaat yang dihasilkan dari penerapan teknologi Cloud Computing saat ini. Penerapan cloud computing memberikan manfaat baik di bidang bisnis, pendidikan,pemerintahan,kedokteran,telekomunikasi dan lain sebagainya. Saat ini akan dibahas mengenai manfaat cloud computing pada bidang kedokteran. Dunia kedokteran dewasa ini telah mengalami banyak perkembangan baik perkembangan dari ilmu kedokteran itu sendiri maupun perkembangan ilmu lain yang mendukungnya. Salah satu yang mendukung ilmu kedokteran adalah teknologi cloud computing. Bagaimana cloud computing bisa mendukung ilmu kedokteran?mari kita bahas satu persatu. Sejak abad millennium dunia kedokteran telah mendapat dukungan dari perkembangan teknologi informasi beberapa diantaranya adalah CT Scan yang dapat menggambarkan struktur bagian dalam tubuh manusia, Dynamic Spatial Reconstructor(DSR) yang dapat digunakan melihat gambar dari berbagai sudut organ tubuh. Hal ini tentunya dapat mempermudah dan meningkatkan kinerja dari para dokter. Tidak terkecuali Cloud Computing, teknologi yang masih terbilang baru ini juga memberikan kontribusinya dalam perkembangan dunia kedokteran. Salah satu dari teknologi Cloud Computing yang digunakan adalah “Telemedicine”, yaitu pelayanan di bidang kesehatan jarak jauh. Hal ini mencakup bentuk pengobatan yang memanfaatkan media yang digunakan untuk berinteraksi antara dokter dan pasien. Dengan adanaya Telemedicine, pasien tidak harus datang ke rumah sakit untuk melakukan check up atau memeriksa kan kondisinya cukup menggunakan teknologi Telemedicine maka sang pasien dan dokter dapat berinterkasi. Telemedicine menawakan banyak manfaat seperti efektifitas waktu,biaya dan tenaga selain itu juga dengan adanya teknologi ini dapat mengatasi persebaran tenaga medis atau ahli kesehatan. Cakupan dari Telemedicine cukup luas,meliputi penyediaan pelayanan kesehatan jarak jauh melalui transfer informasi(audio,video,grafik) dengan menggunakan perangkat telekomunikasi. Teknologi Telemedicine juga memungkinkan dokter dan pasien terhubung menggunakan teknologi satelit,video conference dan transfer data melalui web atau pun ponsel untuk menangani penyakit. Dengan adanya teknologi ini, dokter maupun petugas kesehatan dapat mengontrol dan memonitor pasien selama 24 jam.
Cloud computing sangat dibutuhkan terutama dibidang pendidikan karena dapat menghemat biaya yang cukup mahal dan menghindari penerapan teknologi yang rumit.
Pada Bidang Pendidikan
Cloud computing pada bidang pendidikan antara lain Yahoo email atau Gmail. Anda tidak perlu software atau server untuk menggunakannya. Semua konsumen hanya perlu koneksi internet dan mereka dapat mulai mengirimkan email. Software manajemen email dan serber semuanya ada di cloud (internet) dan secara total dikelola oleh provider seperti Yahoo, Google, etc. Konsumen hanya perlu menggunakan software itu sendiri dan menikmati manfaatnya.
 Salah satu contoh penerapan cloud computing yaitu Google Apps, suatu layanan yang disediakan oleh Google. Google Apps merupakan kumpulan berbagai aplikasi Google yang secara terintegrasi dapat digunakan oleh sebuah komunitas (umum, bisnis, pendidikan dan lembaga non profit). Google apps terdiri dari 3 macam, yakni Google Apps Gratis, Google Apps untuk bisnis (berbayar tetapi dengan fitur yang lebih), Google Apps untuk Pendidikan (gratis bagi lembaga pendidikan dan lembaga non profit dengan fitur yang menyerupai Google Apps Bisnis).
Google Apps untuk Pendidikan (Google Apps for Education) saat ini menawarkan kepada lembaga-lembaga pendidikan sebuah solusi “hosting gratis” untuk mengelola email, Chat, kalender, berbagi dokumen, dll. Google sendiri menyebut layanan ini sebagai sebuah solusi komunikasi dan kolaborasi yang terintegrasi (an integrated communication and collaboration solution).


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
http://www.cloudindonesia.or.id/apa-itu-cloud-computing.html
http://www.it-newbie.com/2014/08/pengertian-dan-fungsi-teknologi-cloud.html

Minggu, 05 April 2015

Komputasi

Apa itu komputasi?

Komputasi sebetulnya bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Hal ini ialah apa yang disebut dengan teori komputasi, suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer.

The ACM Computing Curricula 2005 mendefinisikan Computing sebagai berikut:
“In a general way, we can define computing to mean any goal-oriented activity requiring, benefiting from, or creating computers. Thus, computing includes
designing and building hardware and software systems for a wide range of purposes;
processing, structuring, and managing various kinds of information; doing scientific studies using computers;
making computer systems behave intelligently;
creating and using communications and entertainment me dia;
finding and gathering information relevant to any particular purpose, and so on.
The list is virtually endless, and the possibilities are vast”.

Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu.
Bidang ini berbeda dengan ilmu komputer (computer science), yang mengkaji komputasi, komputer dan pemrosesan informasi. Bidang ini juga berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.

Bidang-bidang Computing
ACM Computing Curricula 2005, membagi bidang computing menjadi 5 domain :
Computer Science (CS)
Software Engineering (SE)
Information System (IS)
Computer Engineering (CE)
Information Technology (IT)


Teori komputasi

• A computation is a sequence of simple, well-defined steps that lead to the solution of a problem. The problem it self must be defined exactly and unambiguously, and each step in the computation that solves the problem must be described in very specific terms. (John S. Conery, 2010)

• The keys to this definition, of course, are "problem" and  "step." A more formal definition is that a problem, and its "step." A more formal definition is that a problem, and its solution, must be encoded in the form of symbols; a step is a symbol manipulation that transforms one set of symbols into a new set of symbols. (Sumber: http://ubiquity.acm.org/article.cfm?id=1889839)

Komputasi Modern pertama kali digagasi oleh John Von Neumann. Beliau di lahirkan di Budapest, ibukota Hungaria pada 28 Desember 1903 dengan nama Neumann Janos. Karya – karya yang dihasilkan adalah karya dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer. Beliau juga merupakan salah seorang ilmuwan yang sangat berpengaruh dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II lalu. Kepiawaian John Von Neumann teletak pada bidang teori game yang melahirkan konsep automata, teknologi bom atom dan komputasi modern yang kemudian melahirkan komputer.
Komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, yang menjadi perhitungan dari komputasi modern adalah :
Akurasi (bit, Floating poin)
Kecepatan (Dalam satuan Hz)
Problem volume besar (Down sizing atau paralel)
Modeling (NN dan GA)
Kompleksitas (Menggunakan teori Big O)
Sang Penggagas Komputasi Modern : John Von Neumann

John von Neumann (1903-1957) adalah ilmuan yang meletakkan dasar-dasar komputer modern. Dalam hidupnya yang singkat, Von Neumann telah menjadi ilmuwan besar abad 21. Von Neumann meningkatkan karya-karyanya dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer. Beliau juga merupakan salah seorang ilmuwan yang sangat berpengaruh dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II lalu.
Von Neumann dilahirkan di Budapest, Hungaria pada 28 Desember 1903 dengan nama Neumann Janos. Dia adalah anak pertama dari pasangan Neumann Miksa dan Kann Margit. Di sana, nama keluarga diletakkan di depan nama asli. Sehingga dalam bahasa Inggris, nama orang tuanya menjadi Max Neumann. Pada saat Max Neumann memperoleh gelar, maka namanya berubah menjadi Von Neumann. Setelah bergelar doktor dalam ilmu hukum, dia menjadi pengacara untuk sebuah bank. Pada tahun 1903, Budapest terkenal sebagai tempat lahirnya para manusia genius dari bidang sains, penulis, seniman dan musisi.

Von Neumann juga belajar di Berlin dan Zurich dan mendapatkan diploma pada bidang teknik kimia pada tahun 1926. Pada tahun yang sama dia mendapatkan gelar doktor pada bidang matematika dari Universitas Budapest. Keahlian Von Neumann terletak pada bidang teori game yang melahirkan konsep seluler automata, teknologi bom atom, dan komputasi modern yang kemudian melahirkan komputer. Kegeniusannya dalam matematika telah terlihat semenjak kecil dengan mampu melakukan pembagian bilangan delapan digit (angka) di dalam kepalanya. Setelah mengajar di Berlin dan Hamburg, Von Neumann pindah ke Amerika pada tahun 1930 dan bekerja di Universitas Princeton serta menjadi salah satu pendiri Institute for Advanced Studies.

Dipicu ketertarikannya pada hidrodinamika dan kesulitan penyelesaian persamaan diferensial parsial nonlinier yang digunakan, Von Neumann kemudian beralih dalam bidang komputasi. Sebagai konsultan pada pengembangan ENIAC, dia merancang konsep arsitektur komputer yang masih dipakai sampai sekarang. Arsitektur Von Nuemann adalah komputer dengan program yang tersimpan (program dan data disimpan pada memori) dengan pengendali pusat, I/O, dan memori.
Beberapa nama ilmuawan yang menjadi pionir di dalam teori komputasi:



Teori komputasi (theory of computation) adalah cabang ilmu komputer teoritis (theoritical computer science).
Area Ilmu Komputer ( Computer Science)
1. Theoretical computer science
O Theory of computation
O Information and coding theory
O Algorithms and data structures
O Programming language theory 4
O Programming language theory
O Formal methods
2. Applied computer science
O Artificial intelligence
O Computer architecture and engineering
O Computer Performance Analysis
O Computer graphics and vis.
O Computational science
O Computer networks
O Concurrent, parallel and distributed systems
O Databases
O Health informatics
O Information science
O Software engineering
O Computer security and cryptography

Teori komputasi berkaitan dengan studi bagaimana persoalan ( problem) dapat diselesaikan pada sebuah model dengan menggunakan algoritma.Teori komputasi dibagi lagi menjadi 3 ranting:
1. Teori otomata ( automata theory )
2. Teori komputabilitas ( computability theory )
3. Teori kompleksitas ( computational complexity theory)

Ketiganya (otomata, komputabilitas, dan kompleksitas) dikaitkan dengan pertanyaan:
“Apa yang dapat dilakukan oleh komputer dan apa keterbatasannya?”
(What are the fundamental capabilities and limitation of computers?)

Pertanyaan senada dikemukakan oleh Peter J. Denning di dalam tulisannya (" Computer Science: The Disciplin e” in Encyclopedia of Computer Science) menyatakan bahwa pertanyaan fundamental yang mendasari ilmu komputer adalah:
"What can be (efficiently) automated? ”
dengan kata lain: apa yang dapat dikomputasi?

Contoh / implementasi dari komputasi dari berbagai bidang

Fisika : menyelesaikan permasalahan medan magnet dengan menggunakan komputasi fisika, dalam hal ini menentukan besarnya medan magnet dan membandiangkan hubungan antara medan magnet dengan panjang kawat.

Kimia : algoritma dan program komputer dapat digunakan untuk memungkinkan peramalan sifat-sifat atom dan molekul. Kajian komputasi juga dapat dilakukan untuk menjelajahi mekanisme reaksi dan menjelaskan pengamatan pada reaksi di laboratorium, serta memahami sifat dan perubahan pada sistem makroskopis melalui simulasi yang berlandaskan hukum-hukum interaksi yang ada dalam sistem.

Matematika : penerapan teknik-teknik komputasi matematika meliputi metode numerik, scientific computing, metode elemen hingga, metode beda hingga, scientific data mining, scientific process control dan metode terkait lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah real yang berskala besar.

Ekonomi : mempeljarai titik pertemuan antara ekonomi dan komputasi, meliputi agent-based computational modelling, computational econometrics dan statistika, komputasi keuangan, computational modelling of dynamic macroeconomic systems dan pengembangan alat bantu dalam pendidikan komputasi ekonomi.

Biologi : merupakan penerapan berupa aplikasi dari teknologi informasi dan ilmu komputer terhadap bidang biologi molekuler.

Geografi : komputasi awan didefinisikan sebagai sebuah model yang memungkinkan kenyamanan, akses on-demand terhadap kumpulan sumber daya komputasi (contohnya jaringan, server, media penyimpanan, aplikasi, dan layanan komputasi) yang konfigurasinya dapat dilakukan dengan cepat dan disertai sedikit usaha untuk mengelola dan berhubungan dengan penyedia layanannya.





Beberapa model komputasi:
Finite State Automata (FSA) / Finite State Machine ( FSM ) (bentuk tunggal: automaton, plural: automata)
Push Down Automata (PDA)
Mesin Turing ( Turing Machine) atau TM

Sabtu, 03 Januari 2015

Studi Kasus Mengenai Peluang Usaha Di Bidang TI dan Peranan bagi kemajuan IT

PT. Data Consult, Inc.     

 Pada dasarnya, misi perusahaan berperan dalam penerapan strategi pemasaran di PT. Data Consult, Inc. Dengan misi menjadi perusahaanpenyelenggara jasa informasi /provider informasi nomor satu di Indonesia.,Data Consult berusaha untuk menyediakan dan memberikan jasa informasi dengan “one stop service” yang diharapkan dapat membantu perusahaan mengambil keputusan dalam menanamkan modalnya di Indonesia. Bentuk pemberian informasi yang berpegang pada misi ini disesuaikan denganperkembangan yang terjadi.
   Pada awalnya pemberian informasi difokuskanbagi perusahaan yang ingin berinvestasi di Indonesia dengan pemberian informasi tentang peluang pasar di Indonesia. Kemudian dengan berubahnya iklim bisnis yang didorong oleh adanya krisis moneter, rendahnya tingkat pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan semakin ketatnya persaingan dalam bisnis ini telah mengakibatkan menurunnya tingkat penjualan produk/jasa informasi Data Consult. Di sisi lain kondisi ini memunculkan peluang baru karena di tengah semakin ketatnya persaingan dalam industri sejenisnya, banyak perusahaan yang membutuhkan informasi untuk mempertahankan pangsa pasarnya. Informasi yang dibutuhkan perusahaan dalam hal adalah informasi tentang persaingan dalam industrinya tersebut. Berpegang pada misi maka pada akhirnya Data Consult juga membuat paket-paketin formasi tentang persaingan, tanpa meninggalkan kemampuan lama sebagai penyedia jasa informasi bidang investasi.
Analisa pasar berperan dalam penerapan strategi pemasaran di PT. DataConsult, Inc. analisa terhadap pasar ini dilakukan baik secara langsungmaupun tidak langsung.
a.       Analisa langsung dilakukan misalnya dengan melihat kondisi yangterjadi pada :
1. Lingkungan eksternal, seperti kondisi politik, hukum/regulasipemerintah, sosial dan ekonomi negara, pertumbuhan dan daya belidunia bisnis terutama potensial pelanggannya, trend kebutuhan pelanggan, kompetitor, pertumbuhan teknologi informasi dan pertumbuhan jumlah pelanggan.
2. Lingkungan internal, seperti jumlah dan kemampuan staf, kemampuan keuangan perusahaan dan akses pada sumber informasi.
b.      Analisa secara tidak langsung juga dilakukan melalui analisa hasil-hasil studi yang dilakukan dalam industri yang bersangkutan. Hasil dari hasil analisa pasar ini berperan dalam memprediksi dan memetakan kecenderungan-kecenderungan kebutuhan informasi potensial pasar Data Consult.
Penerapan strategi pemasaran PT. Data Consult dilakukan denganmenerapkan strategi pada elemen-elemen bauran pemasaran :
a.       Strategi pada produk dilakukan dengan menerapkan strategi multi produkyang disesuaikan dengan permintaan pelanggan dan strategi system of product untuk mengikat pelanggan/meningkatkan ketergantunganpelanggan pada produk/jasa informasi Data Consult, yaitu dengan membuat format standar yang berbeda dari format-format yang digunakan oleh perusahaan lain.
b.      Strategi yang diterapkan pada penentuan harga adalah denganmenyerahkan harga pada mekanisme pasar dengan memperhatikan aspek biaya produksi. Penyerahan pada mekanisme pasar ini didasari pada (1)tingkat persaingan yang tinggi dalam harga/kompetitor semakin banyak(2) daya beli dunia bisnis melemah dan (3) dengan semakin banyaknya perusahaan sejenis, semakin banyak pilihan bagi pelanggan. Namun demikian, pada produk/jasa informasi tertentu harga dapat ditentukan sendiri tanpa bergantung pada pasar dan biaya produksi, yaitu dengan menawarkan produk/jasa informasi yang unik, lebih spesifik dan lebih mendalam. Sistem royalti diberlakukan bagi para provider database yang mendistribusikan produk/jasa informasi Data Consult.
c.       Strategi pada saluran distribusi dilakukan dengan menerapkan (1) strategi saluran distribusi berganda, yaitu pemasaran langsung dan melalui keagenan pada para provider database (2) strategi cakupan distribusi dengan distribusi intensif dan tidak menunjuk salah satu provider sebagai agen ekslusif.
d.      Promosi dilakukan dengan menggunakan media ICN, link dengan perusahaan database, dari mulut ke mulut, pameran, kerja sama denganmajalah-majalah, seminar-seminar dan melalui internet.
e.      Untuk menjamin proses pemasaran yang efektif, maka dilakukan langkah-langkah antara lain :
1.       Penawaran produk/jasa secara bertahap (1)ICN (2)industry review (3)market study atau feasibility study (4) kontuinitas dengan update data  secara berkala.
2.       Distribusi langsung dilakukan dengan pengajuan/penerimaan proposaldari calon pelanggan, presentasi kemampuan, deal dan penandatanganan kontrak kerja sama. Distribusi tidak langsung diawali dengan adanya referensi dari ITC (International Trade Centre) kepada para provider database untuk memasukkan Data Consult dalam database mereka, kemudian presentasi, deal dan penandatanganankontrak kerja sama.
3.       Pencetakan produk tercetak dilakukan dengan bekerja sama dengan penerbitan, sedangkan untuk produk dalam bentuk elektronik termasuk pembuatan web site dilakukan dengan bekerja sama dengan provider teknologi informasi. Langkah ini dilakukan untuk efisiensi kegiatan bisnis, agar perusahaan lebih terfokus sebagai provider Informasi bukan provider teknologi informasi.
f.        Strategi yang diterapkan untuk mendapatkan SDM yang terlatih dengan kualitas yang tinggi adalah dengan merekrut orang-orang dengan kemampuan “menengah” yang kemudian dilatih sesuai kebutuhan DataConsult. Hal ini dilakukan untuk menjamin kepermanenan SDM tersebut sebagai tenaga Data Consult. Tenaga ahli tidak tetap direkrut untuk menjamin pelayanan yang optimal. Untuk menjamin loyalitas staf maka penghargaan berupa bonus diberikan bagi mereka yang berprestasi dan pemberian sangsi bagi mereka yang melanggar ketentuan perusahaan, terutama yang bersifat kriminal. Sanksi tersebut bisa berupa pelaporanpada pihak berwajib atau permohonan pengunduran diri yang bersangkutan.
g.       Bentuk fisik produk/jasa informasi Data Consult dikemas sesuai permintaan pelanggan, baik dalam bentuk tercetak maupun dalam bentukelektronik melalui penyediaan CD ROM dan e-mail. Dengan semakin meningkatnya biaya cetak, maka Data Consult menggalakan kemasan informasi dalam bentuk CD ROM karena biaya produksinya lebih rendah daripada biaya cetak. Strategi yang dilakukan untuk menggalakan CDROM ini antara lain dengan pemberian diskon sebesar 20% bagi pelanggan yang mau beralih dari bentuk cetak ke bentuk elektronik baik dalam bentuk CD ROM maupun melalui e-mail.
h.      Dalam tiga tahun terakhir (2001-2003), hampir seluruh penjualan produk/jasa informasi Data Consult mengalami peningkatan, hal ini dapat menjadi indikasi bagi efektifnya strategi pemasaran yang diterapkan.