Jumat, 17 Oktober 2014

Pengertian dan Fungsi Bisnis & Studi Kasus Pada Perusahaan Astra

Pengertian dan Fungsi Bisnis 

Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat kita (bussiness is then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society). Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan .

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa

Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi

Fungsi Bisnis : 
Fungsi bisnis dilihat dari kepentingan mikroekonomi dan makroekonomi :

1. Fungsi Mikro Bisnis
Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung :

a. Pekerja / Karyawan 
Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omzet penjualan dan laba 

b. Dewan Komisaris 
Memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan kegiatan akan berjalan mencapai tujuan 

c. Pemegang Saham 
Pemegang saham memiliki kepentingan dan tanggung jawab tertentu terhadap perusahaan 

2. Fungsi Makro Bisnis 
Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung 

a. Masyarakat sekitar perusahaan 
Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan 

b. Bangsa dan Negara 
Tanggung jawab kepada bangsa dan negara yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak

Elemen dan Sistem Bisnis 

A. Modal (capital) 
Sejumlah uang yang digunakan dalam menjalankan kegiatan bisnis

B. Bahan-bahan (materials) 
Merupakan faktor produksi yang diperlukan dalam melaksanakan aktifitas bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat 

C. Sumber Daya Manusia (SDM) Kualifikasi SDM : 
Memiliki kemampuan kompetitif dan berkualitas tinggi 

Ketrampilan Manajemen (Management Skill) : Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen 

Studi Kasus pada Perusahaan Astra :

Seiring dengan penerapan penerapan Triple Roadmap Strategy menuju Long Term

Vision Astra 2020, Astra terus meningkatkan pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik pada seluruh aktivitas bisnisnya.

Penerapan tata kelola perusahaan yang baik di seluruh lingkungan Grup Astra dilandaskan pada Catur Dharma yang merupakan filosofi perusahaan, pedoman Good Corporate Governance (GCG) serta peraturan perundang-undangan dan praktik umum yang baik yang berlaku di Indonesia maupun internas ional.

Pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik pada anakanak perusahaan diselaraskan dengan kegiatan usaha masing-masing anak perusahaan, sehingga dapat diterapkan secara tepat, guna mendorong Grup Astra untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

 

Struktur Tata Kelola Perusahaan Yang Baik

Sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas, organ perusahaan Perseroan terdiri dari 3

(tiga) organ, yaitu:

- Rapat Umum Pemegang Saham

- Dewan Komisaris

- Direksi

Masing-masing organ perusahaan memiliki tugas dan wewenang yang berbeda dan memiliki independensi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk kepentingan Perseroan. Jika dinilai perlu, Dewan Komisaris atau Direksi juga dapat membentuk unit atau komite yang berfungsi untuk membantu pelaksanaan tugas dan wewenang yang lebih efektif.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar